Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) yang rutin dilakukan Babinsa, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok yang kerap terjadi saat meningkatnya kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan.
Dalam pemantauan itu, Serda Julianto berdialog langsung dengan para pedagang untuk memperoleh informasi terkini terkait harga dan stok sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai merah, bawang merah, serta kebutuhan pokok lainnya.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga sembako secara umum masih relatif stabil dan ketersediaan barang terpantau dalam kondisi aman. Meski terdapat fluktuasi ringan pada beberapa komoditas, hal tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.
Serda Julianto menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami akan terus memantau perkembangan harga dan stok sembako di wilayah binaan. Harapannya, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan warga.