Notification

×

Bukan Hanya Bangun Desa, TMMD ke-129 dan Distan Pidie Cetak Petani Lhok Panah Lebih Produktif

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08.53 WIB Last Updated 2026-08-09T01:53:14Z
GEMARNEWS.COM, PIDIE – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan pertanian, perkebunan dan peternakan yang dilaksanakan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pidie di Meunasah Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, khususnya para petani dan warga yang menggantungkan perekonomian dari sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie, Hasballah, S.P., bersama tim penyuluh pertanian yang memberikan materi praktis sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan penyuluhan merupakan bagian penting dari sasaran nonfisik TMMD. Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus disertai peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan maupun rumah. Yang tidak kalah penting adalah membangun sumber daya manusia. Melalui penyuluhan ini, kami ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, perkebunan dan peternakan," ujar Letkol Inf Abdul Hadi.

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas petani menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan.

Karena itu, Satgas TMMD menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Pidie agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang tepat dan sesuai dengan kondisi pertanian di wilayah tersebut.

"Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Masyarakat dapat menerapkannya di lahan masing-masing, sehingga hasil pertanian meningkat dan pada akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan keluarga," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie, Hasballah, S.P., menilai penyuluhan tersebut memiliki nilai strategis karena memberikan pemahaman langsung kepada petani mengenai pengelolaan usaha tani yang lebih efektif dan efisien.

"Petani tidak cukup hanya memiliki lahan. Mereka juga membutuhkan pengetahuan dan teknologi untuk mengelola lahan secara tepat, mulai dari pengolahan tanah, pemilihan dan perawatan tanaman, pengendalian hama hingga pengelolaan ternak," kata Hasballah.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyuluh memberikan berbagai materi praktis, di antaranya teknik pengolahan lahan secara tepat guna, pemilihan dan perawatan tanaman, identifikasi serta pengendalian hama dan penyakit, pengelolaan tanaman perkebunan hingga teknik penggemukan ternak.

Penyuluhan berlangsung secara interaktif. Masyarakat diberikan kesempatan berdiskusi dan menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi di lapangan.

Sejumlah petani mengungkapkan kendala terkait hama tanaman, pengolahan lahan dan upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Salah seorang warga Desa Lhok Panah, Lukman Hakim, mengaku mendapatkan pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih karena mendapatkan arahan langsung dari penyuluh. Selama ini ada beberapa hal yang kami lakukan berdasarkan kebiasaan, tetapi setelah mendapatkan penjelasan kami menjadi lebih mengerti bagaimana cara yang tepat," ungkapnya.

Ia berharap pengetahuan tersebut dapat diterapkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian.

"Kami sekarang lebih mengerti tentang teknologi tepat guna dalam pertanian dan perkebunan. Semoga ilmu ini bisa kami terapkan sehingga hasil pertanian semakin baik dan dapat menambah pendapatan masyarakat," ujarnya.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur. Di balik pembangunan jalan, rehabilitasi rumah dan fasilitas lainnya, terdapat upaya membangun kemandirian masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

Pembangunan desa diharapkan tidak hanya mengubah kondisi fisik wilayah, tetapi juga meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan masyarakat, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie terus mendorong Desa Lhok Panah menjadi desa yang lebih produktif, mandiri dan berdaya.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, meningkatkan perekonomian keluarga serta memperkuat kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten Pidie.pungkasnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update