GEMARNEWS.COM, MEUREUDU — Tim Audit Kinerja Tahap I Polres Pidie Jaya Tahun 2026 turun langsung melakukan pemeriksaan di Mapolsek Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Pidie Jaya Kompol Dahlan, S.Sos., M.Si., didampingi Kasiwas Polres Pidie Jaya Ipda Edi, S.E., personel Sipropam Bripka Fajrillah, Ps. Kasubsi Opsnal Siwas Aipda Bustami, serta Ps. Kasubsi Bin Siwas Bripka Rahmad, S.Sos.
Audit kinerja dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal untuk memastikan pelaksanaan tugas di tingkat Polsek berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), ketentuan yang berlaku, serta prinsip akuntabilitas.
Pemeriksaan difokuskan pada kebersihan dan kelengkapan administrasi, khususnya aspek perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan internal. Tim mengecek berbagai dokumen yang berkaitan dengan rencana kegiatan, pelaksanaan tugas, penyerapan anggaran hingga administrasi operasional Polsek.
Dalam arahannya, Wakapolres Pidie Jaya meminta seluruh personel dan fungsi di Polsek Bandar Baru agar senantiasa melengkapi serta memperbarui dokumen perencanaan.
Dokumen tersebut antara lain Renja Tahun 2026, rencana kegiatan tahunan, bulanan, mingguan hingga harian, sehingga setiap kegiatan kepolisian memiliki dasar perencanaan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain administrasi perencanaan, tim audit turut memeriksa pemetaan indikator kinerja utama Polsek, target penyelesaian perkara, rencana patroli Presisi, peta kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), rencana kontinjensi menghadapi bencana maupun gangguan kamtibmas, serta rencana pengamanan objek vital di wilayah hukum Polsek Bandar Baru.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas. Pemeriksaan mencakup pengorganisasian wilayah binaan, kelengkapan buku mutasi, buku lapangan serta pelaporan kegiatan melalui sistem atau aplikasi resmi Polri.
Tak hanya administrasi, aspek kedisiplinan dan sikap tampang personel juga menjadi bagian dari pemeriksaan.
Tim mengingatkan personel agar pakaian dinas kepolisian (Gampol), atribut, potongan rambut, identitas dan dokumen kedinasan selalu dalam kondisi lengkap serta sesuai ketentuan.
Dokumen seperti KTP, KTA, SIM dan KIMS senjata api juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam pemeriksaan guna memastikan seluruh kelengkapan personel tertib dan valid.
Wakapolres Pidie Jaya menegaskan, audit kinerja tidak semata-mata bertujuan mencari kekurangan dalam administrasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan instrumen pengawasan untuk mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, tertib administrasi harus berjalan seiring dengan kedisiplinan dan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Audit juga diharapkan mampu memperkuat profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas anggota Polri, khususnya pada tingkat Polsek sebagai ujung tombak pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan audit kinerja di Mapolsek Bandar Baru berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. tuturnya.