Notification

×

Dari Aceh untuk Dunia: HIMAPSI FK USK Kupas Tuntas Koping Budaya Pasca Bencana

Selasa, 20 Oktober 2026 | 11.42 WIB Last Updated 2026-10-20T04:42:57Z

BANDA ACEH -Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menggelar International Mental Health Competition (I-MENTION) 2026 dalam rangka memperingati World Mental Health Day.


Seminar internasional yang menjadi puncak acara dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026 di Academic Activity Center (AAC) Dayan Dawood USK secara hybrid. Kegiatan ini dihadiri 800 peserta secara luring dan 389 peserta secara daring.


Mengangkat tema “Survival: Exploring Psychological Resilience and Cultural Coping Mechanisms in Post-Disaster Communities”, seminar ini berfokus pada resiliensi psikologis dan mekanisme koping budaya dalam pemulihan masyarakat pascabencana.


Tiga pemateri dihadirkan, yakni Siti Rahmah,S.Psi.,M.Psi., Psikolog; Mania Vidalaki; dan Tri Nathalia Palupi,S.Psi., M.Psi., Psikolog. Ketiganya membahas dampak bencana dan konflik terhadap kesehatan mental, proses membangun resiliensi, serta pentingnya dukungan sosial dan budaya dalam pemulihan psikologis.


Para pemateri menekankan bahwa resiliensi bukan berarti seseorang tidak boleh merasakan kesedihan, ketakutan, atau emosi negatif lainnya. Resiliensi adalah kemampuan untuk menghadapi emosi, beradaptasi dengan situasi sulit, dan melanjutkan kehidupan. Dukungan keluarga, komunitas, serta budaya lokal seperti gotong royong dinilai sangat berperan dalam proses pemulihan pascabencana.


Selain seminar internasional, I-MENTION 2026 juga menghadirkan kompetisi internasional yang diikuti mahasiswa dari delapan negara di luar Indonesia, yaitu Malaysia, Turki, Hong Kong, Filipina, Taiwan, Mesir, Singapura, dan Arab Saudi.


Rangkaian kegiatan juga mencakup layanan konseling gratis pada 10 Oktober 2026 di Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran USK. Layanan yang bekerja sama dengan psikolog profesional ini terbuka bagi masyarakat umum sebagai upaya memperluas akses terhadap dukungan psikologis.


Ketua Pelaksana I-MENTION 2026, Veby Velischa Shanzay Asav, berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan dikenal di tingkat nasional maupun internasional.


“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental dan mendorong masyarakat untuk mencari bantuan profesional ketika dibutuhkan,” ujarnya.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update