Notification

×

Mahasiswa UMMAH Raup Omzet Rp100 Juta dalam 4 Bulan, Hadiahkan Diri Tiket ke Luar Negeri

Minggu, 18 Oktober 2026 | 10.24 WIB Last Updated 2026-10-18T03:24:16Z

Laporan: Fohan Muzakir

GEMARNEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Usia muda bukan penghalang untuk meraih kesuksesan. Hal itu dibuktikan Winda Arifan, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH), yang berhasil mengembangkan bisnis parfum Aermi hingga mencatat omzet hampir Rp100 juta dalam kurun waktu empat bulan.

Mahasiswa kelahiran 2005 asal Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, tersebut berhasil masuk dalam daftar 20 orang terpilih dari seluruh Indonesia yang memperoleh hadiah perjalanan ke luar negeri dari manajemen Aermi berkat pencapaiannya dalam menjalankan bisnis parfum.

Prestasi ini menjadi pengalaman membanggakan bagi Winda, yang mampu menjalankan usaha di tengah kesibukannya menempuh pendidikan tinggi. Keberhasilannya juga menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peluang untuk membangun kemandirian ekonomi sejak usia muda.

Berawal dari Keluarga Sederhana

Winda tumbuh di lingkungan keluarga sederhana di Takengon, Aceh Tengah. Ayahnya, Assaludin, bekerja sebagai petani kopi sekaligus wiraswasta, sedangkan ibunya, Rahmadani, S.Pd., berprofesi sebagai guru agama di salah satu sekolah negeri di Aceh Tengah.

Latar belakang keluarga tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup Winda dalam membangun usaha. Dengan ketekunan dan keberanian mengambil peluang, ia berupaya mengembangkan bisnis yang dapat dijalankan tanpa harus meninggalkan kewajibannya sebagai mahasiswa.

Pencapaian omzet hampir Rp100 juta dalam empat bulan menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan bisnisnya. Melalui usaha parfum Aermi, Winda menunjukkan bahwa peluang usaha dapat dimanfaatkan oleh generasi muda apabila disertai kesungguhan, strategi pemasaran, dan kemauan untuk terus belajar.

Memanfaatkan Peluang Bisnis di Era Digital

Perkembangan teknologi dan media sosial membuka peluang yang semakin luas bagi anak muda untuk memasarkan produk. Bagi pelaku usaha pemula, platform digital dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk, membangun komunikasi dengan pelanggan, serta memperluas jaringan pemasaran.

Bisnis parfum yang dijalankan Winda menjadi contoh bagaimana usaha dapat dikembangkan bersamaan dengan aktivitas perkuliahan. Lingkungan kampus dan jaringan pertemanan juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun relasi dengan calon pelanggan.

Meski demikian, keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh tingginya omzet. Pengelolaan modal, biaya operasional, pelayanan kepada pelanggan, dan konsistensi pemasaran tetap menjadi faktor penting agar bisnis dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Perlu diketahui, omzet merupakan total nilai penjualan sebelum dikurangi biaya usaha, sehingga tidak sama dengan keuntungan bersih yang diterima pelaku bisnis.

Jadi Inspirasi bagi Mahasiswa dan Generasi Muda Aceh

Pencapaian Winda diharapkan dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya, khususnya di Aceh, untuk berani memulai usaha sejak dini.

Di tengah persaingan dunia kerja dan kebutuhan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, kewirausahaan dapat menjadi salah satu pilihan bagi anak muda untuk mengembangkan keterampilan, memperluas pengalaman, dan menciptakan peluang penghasilan.

Kisah Winda juga memperlihatkan bahwa menjalankan usaha dan menempuh pendidikan dapat dilakukan secara bersamaan selama keduanya dikelola dengan baik. Pendidikan tetap penting sebagai bekal pengetahuan dan pengembangan diri, sementara pengalaman berwirausaha dapat melatih kreativitas, komunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan.

Keberhasilannya memperoleh hadiah perjalanan ke luar negeri dari manajemen Aermi menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian bisnis yang diraihnya. Pengalaman tersebut diharapkan semakin memacu semangatnya untuk mengembangkan usaha sekaligus menyelesaikan pendidikan di UMMAH.

Perjalanan Winda Arifan menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh usia atau latar belakang keluarga. Keberanian memulai, ketekunan menjalankan usaha, dan kemampuan memanfaatkan peluang merupakan modal penting untuk membangun masa depan.

Bagi generasi muda Aceh, kisah ini diharapkan menjadi dorongan untuk terus berinovasi, berani berwirausaha, serta membangun kemandirian ekonomi tanpa melupakan pendidikan dan tanggung jawab pribadi.

Gemar Sport

Artikel Pilihan

×
Berita Terbaru Update