Notification

×

Iklan ok

Mentalitas Baja: Pemimpin yang Tak Mudah Baperan

Sabtu, 08 Juni 2024 | 05.28 WIB Last Updated 2024-06-07T22:28:23Z
Dok. foto Penulis : Indra Usman

GEMARNEWS.COM - OPINI - Sebagai penggiat organisasi yang telah merasakan pahit getirnya dunia kepemimpinan dan dinamika yang terjadi, saya ingin menyampaikan opini saya tentang pentingnya menjaga mentalitas yang kuat dan bebas dari baperan.

Bagi saya, baperan sebuah hambatan besar bagi seorang pemimpin. Pemimpin yang mudah tersinggung, terluka, atau marah karena kritik atau komentar dari orang lain akan sulit untuk memimpin dengan efektif.

Kepemimpinan membutuhkan mentalitas yang kuat dan tangguh. Pemimpin harus mampu menerima kritik dengan lapang dada dan menggunakannya sebagai bahan evaluasi dan perbaikan diri. Pemimpin juga harus mampu mengendalikan emosinya dan tidak mudah terpengaruh oleh situasi yang memanas.

Jika seorang pemimpin mudah baperan, maka dia akan lebih fokus pada mempertahankan ego dan citranya daripada fokus pada kepentingan organisasi dan anggotanya. Hal ini dapat berdampak negatif pada kinerja dan citra organisasi.

Oleh karena itu, saya ingin menekankan bahwa menjadi pemimpin berarti harus siap menghadapi berbagai tantangan dan kritik. Pemimpin yang baperan tidak akan mampu menghadapi tantangan ini dengan baik.

Sebagai penggiat organisasi, saya selalu berusaha untuk menanamkan mentalitas yang kuat dan tangguh kepada para anggota organisasi. Saya ingin mereka menjadi pemimpin yang mampu memimpin dengan bijaksana dan tanpa baperan.

Mengapa pemimpin tidak boleh baperan? sebagai pengamat dari pengalaman dan rekan jejak oraganisasi, secara garis besar yang akan terjadi jika watak tersebut di pertahankan akan menghambat kemajuan, terciptannya konflik perpecahan, menurunkan kredibilitas, membuat keputusan yang terdistrek mengambil kesimpulan secara emosi.

Saya percaya bahwa dengan mentalitas yang kuat dan bebas dari baperan, para pemimpin akan mampu membawa organisasi menuju masa depan yang lebih cerah. 

Nama Penulis : Indra Usman 
Organisasi     : Tabihita Project Indonesia
Jabatan        : Volunteer
Mahasiswa : UIN AR - Raniry, Banda Aceh 
Prodi         : Pendidikan Kimia
Fakultas  : Tarbiyah dan Keguruan
×
Berita Terbaru Update